ujian nasional
Kepala Dinas Pendidikan Propinsi DIY Drs Sugito MSi mengatakan ujian nasional (Unas) untuk tingkat SMA tahun 2008 sangat mungkin tidak hanya tiga mata pelajaran (Mapel) saja namun meliputi enam mapel. Sedang untuk SMK dan SMP meliputi empat mapel. Meski demikian sampai saat ini Diknas Propinsi DIY belum bisa melakukan sosialisasi terhadap sekolah-sekolah karena belum adanya surat keputusan (SK) atau ketetapan dari pemerintah pusat.
“Ini baru wacana karena sampai saat ini kami belum menerima SK dari pemerintah, sehingga belum melakukan sosialisasi” kata Kadiknas Propinsi Sugito yang saat dihubungi KR masih berada di Jakarta. Belum adanya kepastian atau ketetapan dari pemerintah pusat itu pihaknya belum bisa banyak memberikan penjelasan. Termasuk apa saja bidang studi tambahan yang akan diujikan dalam Unas mendatang atau perubahan apa saja dalam sistem Unas 2008.
Yang jelas, kata Sugito, jika memang ada perubahan dalam Unas SMP/SMA/SMK langkah awal yang akan dilakukan Diknas Propinsi DIY adalah melakukan sosialisasi kepada orangtua murid. Harapannya, jika memang wacana tersebut terjadi, SK dari pemerintah pusat segera turun ke daerah sehingga bisa dilakukan sosialisasi.
Pakar pendidikan dari Universitas Negeri Yogyakarta, Dr Muhsinatun Siasah mengatakan, meski sampai saat ini SK terkait dengan bidang studi yang akan diujikan dalam Ujian Nasional (Unas) pada tahun ajaran 2007/2008 belum ada kepastian. Tapi pada prinsipnya dirinya tetap mendukung (tidak keberatan) jika materi yang diujikan lebih dari 3 bidang studi. Pasalnya selain terjadi diskriminasi mata pelajaran bisa dihindari, siswa akan lebih termotivasi untuk belajar. Meski begitu agar hasil yang diperoleh bisa lebih maksimal, alangkah baiknya jika sosialisasinya dilakukan sejak awal tahun ajaran.